Berpuasa bukan berarti kegiatan seputar alam terbuka terhenti. Seperti tahun sebelumnya, puasa tahun ini diisi anggota-anggota muda YEPE dengan berlatih panjat tebing di Tebing Lembah Kera, Pagak, Malang Selatan. Hebatnya lagi, anggota-anggota muda YEPE tidak satupun ada yang meninggalkan kewajiban selama bulan Ramadhan, yaitu berpuasa dan solat Tarawih.

Bagas Jiwandas Wicaksono
Berpuasa sambil berkegiatan dan solat Tarawih di alam bebas rupanya meninggalkan kesan istimewa bagi Bagas Jiwandas Wicaksono, anggota muda YEPE yang tergabung dalam BATRA 25. Berikut kisah yang ditulis oleh Bagas.
——————————–
Bulan Ramadhan memang bulan yang penuh berkah. Bagi sebagian orang, termasuk saya nih, bulan ramadhan identik dengan mendapat pahala yang banyak dengan bermacam cara. Dari mulai tidur berpahala, tilawah berpahala (gede bgt nih), sampai menyediakan buka bagi kaum dhuafa’. Tak sedikit pula dari masyarakat kita yang justru menggunakan momen berpahala ini hanya untuk bermalas-malasan. Semisal ada kawan kita mengajak ke suatu tempat, pasti ada aja yang ngejawab ,“ malas ah, tidur aja biar dpt pahala”. Nah gimana jadinya kalo tiap orang yang di tanya jawabnya kayak gitu pas bulan-bulan ramadhan gini. Wah, boleh jadi tiap siang hari sepi dah Kota Malang nih. Ckckc….
Namun, tidak bagi saya. Justru momen seperti ini, wajib di isi dengan kegiatan-kegiatan yang menarik, menantang tentunya, dan yang pasti tetap tidak melanggar kewajiban berpuasa. Panjat tebing. “Poso2 kok penek’an,ga kesel a (puasa-puasa kok manjat, ga capek ta)??”. Macam itulah pertanyaan yang di lontarkan beberapa kawan saya ketika di tanya mau kemana. Namun saya tak ambil pusing dan menjawab sesuka hati aja. “aq ga betah ndk omah,rek. (saya ndak betah dirumah)” haha…
Continue reading »
Like this:
Be the first to like this post.